Oleh : Anis Saidah
Mereka . . .
Dikala pagi membuta
Dikala pagi membuta
Mengulum senyum memulai aktivitasnya
Berjalan menelusuri terjalnyakehidupan
Berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya
Berharap sambutan hangat tangan-tangan seorang dermawan
Malu rasanya jika tangan-tangan itu selalu dibawah
Hina rasanya jika tangan-tangan itu selalu meminta
Tapi inilah kehidupan
Rumahnya tak berjendela
Tapi mereka tak pernah menyerah
Pakaiannya hanya satu
Tapi mereka tak juga mengeluh
Mereka. . .
Terselimuti duka tapi tetap bahagia
Terselip tawa di dalam lara
Mereka adalah manusia-manusia baja










Tidak ada komentar:
Posting Komentar